Ajarkan Anakmu Memanah, Berenang, dan Berkuda

Ingatkah Anda dengan sebuah hadits : “ Ajarkanlah anak-anakmu memanah, berenang dan menunggang kuda” (HR. Ahmad).

Hadits di atas tidak saja hanya mengajarkan untuk berolahraga sehingga memiliki fisik yang kuat. Jika begitu, kenapa yang disebutkan adalah kata memanah, berenang, dan berkuda? Tidak bulutangkis? atau tidak tinju, atau mungkin sepakbola?

Anggapan orang memanah adalah diperlukan pada jaman dulu, mungkin ketika jaman-jamannya perang selalu berkecamuk. Begitupun dengan berkuda, saat ini sudah banyak kendaraan, tidak perlu lagi mempelajari berkuda. So?

Menurut hemat saya, keterangan di atas berlaku hingga akhir jaman. Olahraga memanah, berenang, dan berkuda pasti memiliki makna yang lebih canggih sehingga Rasullullah SAW menyebutkan ketiga jenis olahraga tersebut.

Ajarkan  Anakmu Memanah, Berenang, dan Berkuda
Sah-sah saja jika saya mengartikan memanah berarti mendidik kita untuk bisa melatih dan memiliki daya konsentrasi yang tajam, terutama jika diajarkan sejak usia dini alias kepada anak.

Hikamh berenang boleh jadi bermakna untuk mengajarkan kepada si anak agar dapat mengarungi kehidupan ini dengan selamat, bukannya tenggelam.

Berkuda bisa membuat kita memiliki keseimbangan, baik keseimbangan dalam arti kesimbangan fisik, ataupun keseimbangan dalam berpikir, kemampuan menimbang benar salah.

Selain itu boleh jadi menunggang kuda bermakna gesit dan cekatan. Hal ini berarti menyuruh kita untuk gesit, cekatan, dan bergerak dengan antusias dalam melakukan tindakan dan pekerjaan. Sebuah bentuk perlawanan terhadap rasa malas dan leha-leha.

Hikmah berkuda lainnya adalah mengajarkan kepada si anak menunggangi kehidupan dengan disiplin dan bisa mengendalikan hawa nafsu dan syahwatnya.

Itulah sekilas share mengenai hikmah dibalik mengajarkan anak-anak memanah, berenang, dan berkuda. Demikian salah satu lagi tambahan cara mendidik anak agar cerdas lahir batinnya.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ajarkan Anakmu Memanah, Berenang, dan Berkuda

0 comments:

Posting Komentar